#SIP ETIKA MENULIS ARTIKEL ONLINE

Etika berasal dari bahasa yunani, ethos yang berarti kebiasaan atau adat istiadat. Etika mencakup analisis dan penerapan nilai-nilai seperti benar, salah, baik, buruk dan tanggung jawab. Konsep ini merupakan tata nilai yang berkembang dari nilai-nilai kebenaran hasil pemikiran manusia.

Menurut Richard Masson, masalah etika diklasifikasi menjadi empat hal berikut.
a. Privasi, yaitu hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan orang lain yang memang tidak berhak untuk melakukannya.
b. Akurasi, layanan informasi harus diberikan secara tepat dan akurat sehingga tidak merugikan pengguna informasi.
c. Property, perlindungan kekayaan intelektual yang saat ini digalakkan oleh HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) mencakup tiga hal :
1. Hak cipta(copy right),hak yang dijamin kekuatan hukum yang melarang menduplikasi kekayaan intelektual tanpa seizin pemegangnya.Diberikan selama 50 tahun.
2. Paten,bentuk perlindungan yang sulit diberikan karena hanya diberikan bagi penemuan inovatif dan sangat berguna.Berlaku selama 20 tahun.
3. Rahasia perdagangan, perlindungan terhadap kekayaan dalam perdagangan yang diberikan dalam bentuk lisensi atau kontrak.
4. Akses,semua orang berhak untuk mendapatkan informasi.Perlu layanan yang baik dan optimal bagi semua orang dalam mendapatkan informasi yang diinginkan

Etika tidak hanya berlaku di dunia nyata, di dunia maya pun segala aktivitasnya dituntut beretika. Masih ingat berbagai kasus yang menjerat para artis, tokoh politik, sampai dengan rakyat biasa yang berkaitan dengan postingan mereka di Facebook maupun Twitter? Jelas semua dikarenakan kebebasan berekspresi di internet yang kebablasan tanpa menyadari bahwa tulisan, gambar, ataupun video yang mereka share menyinggung bahkan mencemarkan nama baik seseorang dalam kata lain karena postingan yang tak beretika.

images

Agar tulisan kita terhindar dari masalah, berikut 12 butir kesepakatan etika menulis artikel online
1) Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
2) Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.
3) Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.
4) Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.
5) Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.
6) Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar.
7) Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.
8) Tidak melakukan hack pada website atau blog lain.
9) Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.
10) Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.
11) Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.
12) Bersedia meralat informasi yang telah ditulis dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di blog.

ketika kita mengunggah suatu pernyataan sampai dengan artikel rasanya sangat mudah sekali, tinggal klik, langsung lah bisa diakses di seluruh dunia. Tapi apakah kemudian kemudahan itu mengesampingkan etika yang ada dalam hal ini etika berinternet. Kebebasan seseorang dibatasi oleh hak orang lain, begitu pula dalam dunia maya. Jadi kita sebagai penulis artikel harus bagaimana?

1. Santun Dalam Berkomentar
Di dunia nyata maupun maya, hukum bisa diberlakukan mengingat Indonesia juga sudah mempunyai UU ITE, jadi memposting artikel ataupun komentar yang menebar kebencian sudah seharusnya tidak dilakukan lagi. Mulai biasakan bertutur kata yang santun meskipun hanya di internet. Awalnya memang sulit, namun ketika kita memaksa dan mendisiplinkan kebiasaan itu, berangsur-angsur kita sudah memprogram otak kita untuk enjoy menulis dengan santun, dan jika hal itu sudah terjadi, maka kebiasaan itu sangat mudah dilakukan.
2. Stop Budaya Jiplak Menjiplak!
Tidak seperti menulis di kertas, kegiatan menulis artikel di internet memungkinkan untuk terjadinya aksi copy paste dengan sangat mudah dalam arti lain menyuburkan plagiarisme. Menjiplak karya tulis orang lain, meskipun bukan karya tulis ilmiah tetaplah tindakan yang tidak dibenarkan sekalipun di dunia maya. Seringkali hanya karena alasan praktis untuk tetap memposting artikel di blog, dipilih jalur pintas meng-copy paste artikel milik orang lain, bahkan tak jarang pula yang menjiplak full 100% dari artikel yang diposting orang lain. Jika hal ini dibiarkan saja dan kita cuek saja, maka akan menjadi kebiasaan yang pada akhirnya melahirkan generasi-generasi instan yang tidak mempedulikan/menghargai bagaimana proses sebuah karya tulis dihasilkan melalui proses berpikir ataupun ide dari pembuatnya.

Tip menghindari plagiarisme
Agar terhindar dari plagiarisme, beberapa tip berikut perlu diingat dalam menulis:
a. Tulis dalam bentuk kutipan langsung, dalam tanda petik “………” (quotation marks), semua bagian yang disalin dari tulisan orang lain dengan menyebut sumbernya baik dalam teks, di catatan kaki dan di akhir karya tulis berupa daftar pustaka. Untuk pengutipan karya tulis, penyebutan atau pencantuman sumber karya yang dikutip harus dilakukan secara lengkap dengan mencantumkan sekurang-kurangnya nama Pencipta , judul atau nama ciptaan, dan nama penerbit jika ada;
b. Mengambil ide dari tulisan orang lain dan menuangkan kembali ide, seluruhnya dengan kata-kata sendiri (paraphrasing), tetap dengan menyebut sumbernya. Contoh: Sebagaimana disampaikan Dr. Hari Rusli,……..

3. Stop Bullying!
Seringkali anak-anak pelaku bullying di internet tidak sadar apa yang mereka lakukan, karena mereka tidak menghadapi subjek langsung target mereka, tidak seperti di dunia nyata. Mereka seakan-akan menganggap hal itu sebagai sebuah lelucon, padahal efeknya luar biasa. Ada yang merasa dipermalukan, tidak punya mental kuat, akhirnya bunuh diri.
4. Stop Pornoaksi dan Pornografi!
Banyak dari anak-anak maupun remaja Indonesia yang akhirnya menjadi korban dalam kasus ini. Mereka dengan mudahnya percaya dengan orang asing yang dikenalnya di medsos. Mereka pun nggak sungkan-sungkan untuk memberikan foto bugilnya ataupun diajak live interaction melalui web cam dengan telanjang. Yang pada akhirnya gambar-gambar maupun video aksi remaja ini beredar luas di internet. Begitu pula banyak kasus perkosaan yang terjadi diawali perkenalan di media sosial, dilanjutkan dengan pertemuan nyata (kopi darat).

index

Inilah pentingnya pemberian materi etika online pada pendidikan IT terutama di sekolah-sekolah atau paling tidak di komunitas-komunitas kemahasiswaan. Jadi mata pelajaran/kuliah IT gak melulu tentang dunia komputer, tapi perlu juga tentang beretika tentang penggunaan teknologi. Memang benar sangat penting membuat pelajar melek IT untuk bisa menunjang prestasi belajarnya, tapi percuma saja jika mereka memanfaatkan IT untuk hal-hal yang melanggar norma kita.

REFERENSI
Hartono, Sony. 2014. Bagaimana Etika Berkelana di Dunia Maya?. Diakses tanggal 5 oktober 2015 dari http://www.polahku.com/2014/11/bagaimana-etika-dalam-mengarungi-dunia.html

Horison. 2015. 12 butir etika menulis blog. Diakses tanggal 5 oktober 2015 dari http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2011/06/30/150392/12-butir-etika-menulis-blog

Raditio,R. 2012. Etika Ber-online : Seberapa Pentingkah Bagi Kita ?. Diakses tanggal 5 Oktober 2015 dari http://www.ruangfreelance.com/etika-ber-online-seberapa-pentingkah-bagi-kita/

Diakses tanggal 5 Oktober 2015 dari http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt500f89334b47f/menghindari-pelanggaran-hak-cipta-dalam-menulis

Diakses tanggal 5 Oktober 2015 dari http://bisain-tik.webnode.com/products/ketentuan-penggunaan-teknologi-informasi-dan-komunikasi

About Rizky Amelia

Rizky Amelia. 20 years old. I am a psychology student. Everything about psychology and fashion is my favourite. I am chubby because I eat a lot!! View all posts by Rizky Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: