TEORI PSIKOANALISIS

Freud (1856-1939) mengembangkan teori psikoanalisisnya berdasarkan pengalamannya dalam menangani kehidupan mental pasien-pasiennya

1. Struktur Kepribadian

Menurut freud kepribadian mempunyai tiga struktur: id, ego, superego.

  • id adalah struktur dari freud tentang kepribadian yang terdiri dari naluri, yang merupakan sumber energi psikis seseorang.
  • ego adalah struktur kepribadian yang berfungsi menghadapi tuntutan realitas. ego membuat keputusan secara rasional.
  • Superego adalah struktur kepribadian dari freusd yang merupakan cabang moral dari kepribadian.

2. Tahap-tahap Perkembangan

Ketika Freud mendengarkan, menggali dan menganalisis pasien-pasiennya, ia menjadi yakin bahwa masalah mereka bersumber dari pengalaman-pengalaman di masa awal kehidupan. Menurut Freud, manusia akan melalui lima tahap perkembangan psikoseksual dan di setiap tahap perkembangan individu memperoleh kenikmatan di suatu bagian tubuh tertentu.

  • Tahap oral (oral stage)
    Tahap oral adalah tahap perkembangan Freudian yang pertama, yang berlangsung selama 18 bulan pertama dari kehidupan, dimana kenikmatan bayi dipusatkan di daerah mulut. Mengunyah, mengisap, dan menggigit menjadi sumber kepuasan yang utama. Aksi-aksi ini dapat meredakan ketegangan pada bayi.
  • Tahap anal (anal stage).
    Tahap anal adalah tahap perkembangan Freudian yang kedua, yang berlangsung antara usia 1 setengah tahun hingga 3 tahun, di mana kenikmatan terbesar diperoleh anak di daerah anus atau di fungsi pengeluaran yang terhubung dengan anus. Menurut Freud, latihan otot anal dapat meredakan ketenangan.
  • Tahap falik (Phallic stage).
    Tahap falik adalah tahap perkembangan Freudian yang ketiga, yang berlangsung antara usia 3 tahun hingga 6 tahun; nama tersebut berasaldari kata Latin Phallus, yang berarti “penis.” Selama tahap falik, kenikmatan dipusatkan di daerah genital, di mana ini terjadi ketika anak menemukan bahwa manipulasi diri itu menyenangkan.
    menurut Freud, secara khusus tahap falik adalah tahap perkembangan kepribadian karena di periode inilah muncul kompleks Oedipus. Nama ini berasal dari mitologi Yunani, di mana Oedipus, anak laki-laki dari Raja Thebes, tanpa disengaja membunuh ayahnya dan menikahi ibunya. Meurut teori Freud, kompleks Oedipus (Oedipus complex) adalah hasrat yang kuat dari seorang anak kecil untuk menggantikan kedudukan orang tua yang berjenis kelamin sama dan menikmati afeksi yang diperoleh dari orang tua yang berjenis kelamin berbeda. Konsep Freud mengenai kompleks Oedipus ini dikritik oleh sejumlah psikoanalisis dan penulis. Bagaimana kompleks Oedipus ini diselesaikan? Sekitar usia 5 hingga 6 tahun, anak-anak mengetahui bahwa orang tua mereka yang berjenis kelamin sama itu menghukumnya karena memiliki harapan inses. Untuk meredakan konflik antara ketakutan dan hasrat, anak beridentifikasi dengan orang tua yang berjenis kelamin sama dan berjuan agar dapat menyeru[ainya. Menurut Freud, apabila konflik ini tidak terselesaikan, individu akan terfiksasi pada tahap falik.
  • Tahap laten (latency stage).
    Tahap laten adalah tahap perkembangan Freudian yang keempat, yang berlangsung antara usia 6 tahun hingga pubertas; anak menekan semua minat dalam hal seksualitas serta mengembangkan keterampilan sosial dan intelektual.aktivitas ini dapat menyalurkan sebagian besar energy anak ke dalam bidang-bidang kehidupan emosional yang aman dan dapat membantu anak untuk melupakan konflik yang sangat mengganggu di tahap falik.
  • Tahap genital (genital stage).
    Tahap genital adalah tahap perkembangan Freudian yang kelima dan terkahir, yang berlansung sejak masa remaja hingga ke masa selanjutnya. Tahap genital adalah masa dari kebangkitan seksual; kini sumber kenikmatan seksual terletak di luar keluarga. Menurut Freud, konflik-konflik dengan orang tua yang tidak terselesaikan akan muncul kembali di masa remaja. Apabila konflik-konflik ini terselesaikan, individu akan mampu mengembangkan relasi cinta yang matang dan berfungsi secara mandiri sebagai seorang dewasa.

3. Teknik-teknik terapi

Psikoanalisis adalah sebuah model perkembangan kepribadian, filsafat tentang sifat manusia dan metode psikoterapi. Intervensi khusus dari seorang penganalisis biasanya mencakup mengkonfrontasikan dan mengklarifikasi mekanisme pertahanan, harapan, dan perasaan bersalah.

  • Free association
    Salah satu alat untuk open the door / membuka kotak pandora : keinginan, fantasi, pikiran, perasaan, konflik, motivasi yang tidak disadari prosedur
    – pasien rileks duduk / berbaring di sofa
    – mengatakan apapun yang ada di pikiran (tanpa sensor (di interpretasi sebagai ekspresi simbolik dari pikiran-pikiran dan perasaan- perasaan yang direpresi
    tugas terapis :
    mendengarkan, mencatat, menganalisis /menginterpretasi bahan yang direpres, memberitahu / membimbing pasien memperoleh insight (dinamiki yang mendasari perilaku yang tidak disadari).
  • Analisis transference
    Pasien dipersilahkan untuk mengungkapkan perasaan-perasaan yang dimiliki terhadap significant other (seringkali orang tua), kepada terapis terjadi ketika muncul konflik/ kebutuhan /dorongan masa lalu (cinta,benci, seksualitas, penolakan) & dibawa ke masa sekarang (terhadap terapis)
    tugas terapis :
    – menginterpretasi/menganalisis,
    – membuat pasien memperoleh insight (dapat membedakan fantasi realitas, masa lalu – sekarang, menyadari dorongan-dorongan yang tidak disadarinya)
    – membantu pasien mengatasi konflik2 lama yang menghambat dirinya (mampu :mengatasi mispersepsi, mis-interpretasi, mengevaluasi kecemasan / dorongan yang tidak realistik, membuat keputusan yang realistik & matang).
  • Analisis resistance
    Ditujukan untuk membantu klien agar menyadari alasan-alasan yg ada dibalik resistensi sehingga dia bisa menanganinya.

REFERENSI

Santrock, J.W. 2003. Adolescance perkembangan remaja. Jakarta: Erlangga

Pradana, G. TEORI-TEORI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN (TEORI PSIKOANALISIS DAN KOGNITIF) Diakses tanggal 21 April 2015 dari: http://www.academia.edu/9633463/TEORI-TEORI_PSIKOLOGI_PERKEMBANGAN_TEORI_PSIKOANALISIS_DAN_KOGNITIF_Disusun_Oleh

Aangar. 2010. Terapi Psikoanalitik. Diakses tanggal 21 April 2015 dari http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2010/12/27/terapi-psikoanalitik-328149.html

About Rizky Amelia

Rizky Amelia. 20 years old. I am a psychology student. Everything about psychology and fashion is my favourite. I am chubby because I eat a lot!! View all posts by Rizky Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: