Psikologi dan Internet 1 (tulisan)

Seiring dengan berjalannnya waktu, Internet sudah bekembang pesat pada saat ini. Perkembangannya pun diiringi dengan adanya dampak-dampak dari berbagai aspek seperti aspek psikologis dan demografis dari individu pengguna internet.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap hal memiliki sisi positif maupun negatif didalamnya. Hal tersebut tidak terkecuali bagi penggunaan internet.

1.      Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet

Internet dan ruang siber adalah tempat dimana siapapun bisa mengkonstruksi dan rekonstruksi dirinya menjadi siapapun yang ia mau. Interaksi virtual inilah yang akhirnya akan melahirkan self-definition dan menawarkan self-invention. Setiap individu memilki kemampuan tanpa batas untuk mengkreasikan siapa dirinya di dunia siber dan hasil kreasi itulah yang nantinya akan mewakili individu dalam memainkan perannya serta berinteraksi di internet. Pilihan untuk membuka identitasnya secara jujur dengan pilihan untuk membuat identitas palsu merupakan pilihan yang bisa diambil.

Dalam dunia nyata, konsep identitas dipahami dengan satu paham bahwa “satu tubuh, satu identitas” (Judith : 1996). Identitas tersebut akan terpaku dalam satu tubuh yang akan berkembang dan berubah seiring bertambahnya usia. Dalam dunia virtual, seseorang dalam dunia nyata bisa saja membuat satu, dua, tiga, atau bahkan ribuan identitas virtual sesuai dengan kemauan dan kemampuan.

Salah satu hal yang selalu menarik dibicarakan dalam identitas virtual adalah tentang anonimitas (anonymity). Anonimitas dalam identitas virtual secara psikologis ternyata membawa berbagai dampak misalnya adalah hilangnya keseganan, ketakutan, dan keterikatan seorang individu terhadap belenggu sistem sosial yang ada di dunia nyata. Kesempatan ini memungkinkan seorang individu yang di dunia nyata tersisih.

2.      Aspek demografis dari individu pengguna internet

Gender, usia, dan budaya dalam interaksi manusia di internet sangat berpengaruh. Gender memengaruhi manusia dalam hal pola interaksinya dengan internet, Usia memengaruhi manusia dalam pengenalan terhadap internet dan cara berkomunikasi di internet, sedangkan budaya memengaruhi seluruh aspek-aspek dalam interaksi pengguna internet

REFERENSI

http://christaadhi.blogspot.com/2011/03/virtual-identity.html

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/05/16/identitas-virtual-di-internet-142144.html

About Rizky Amelia

Rizky Amelia. 20 years old. I am a psychology student. Everything about psychology and fashion is my favourite. I am chubby because I eat a lot!! View all posts by Rizky Amelia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: